Cara menggunakan Generator Caddyfile
- Pilih skenarionya: reverse proxy ke aplikasi (tulis beberapa upstream untuk load balancing), situs statis, SPA, atau PHP.
- Masukkan domainmu dan tentukan cara menangani
www. Tambahkan email agar Let’s Encrypt bisa menghubungimu soal sertifikat. - Centang kompresi, security header, caching, logging, health check, atau basic auth sesuai kebutuhan.
- Simpan sebagai
/etc/caddy/Caddyfile, jalankancaddy validate, lalu reload Caddy.
Kenapa Caddyfile-nya bisa sependek ini?
Caddy otomatis mengaktifkan HTTPS untuk setiap alamat situs yang berupa domain sungguhan. Caddy yang mengambil dan memperbarui sertifikatnya, lalu mengarahkan HTTP ke HTTPS dengan sendirinya. WebSocket dan HTTP/2/3 juga langsung berfungsi, sehingga satu reverse proxy lengkap cukup ditulis dalam tiga baris:
example.com {
reverse_proxy localhost:3000
}
Fungsi tiap opsi
| Opsi | Direktif |
|---|---|
| Load balancing | reverse_proxy dengan beberapa upstream, lb_policy, dan health check aktif (opsional) |
| SPA | try_files {path} /index.html agar rute sisi klien tetap berfungsi saat halaman di-reload |
| Kompresi | encode zstd gzip |
| Security header | Blok header dengan X-Content-Type-Options, Referrer-Policy, X-Frame-Options, dan penghapusan Server |
| Basic auth | basic_auth dengan hash bcrypt pada path yang kamu pilih |
Baca juga: Generator Konfigurasi Nginx, Generator VirtualHost Apache, Generator Docker Compose.
Juga dicari sebagai: contoh caddyfile, caddy reverse proxy, konfigurasi caddy, caddy load balancer, caddy config spa, caddy php, caddy basic auth.
Tool yang cocok dipakai bersama Generator Caddyfile
- Generator & Pengecek Bcrypt — Buat hash bcrypt untuk user uji coba, data seed, atau file konfigurasi, lalu cek apakah sebuah password cocok dengan hash yang tersimpan, tanpa mengirim keduanya ke mana pun.
- Generator systemd Service — Jalankan aplikasimu sebagai service Linux yang otomatis start saat boot dan restart saat crash.
- Cek SSL — Verifikasi sertifikat HTTPS dalam hitungan detik.
- Validator YAML — Tempel file Docker Compose, manifest Kubernetes, workflow GitHub Actions, atau YAML apa pun untuk menemukan error, menangkap jebakan umum, dan mendapatkan versi yang sudah terformat rapi.