Cara menggunakan Kalkulator Ukuran Sampel A/B Test
- Masukkan conversion rate kamu saat ini.
- Pilih perubahan relatif terkecil yang berarti bagi kamu.
- Gunakan confidence 95% dan power 80%, kecuali ada alasan untuk mengubahnya.
- Tambahkan jumlah pengunjung harian untuk melihat berapa lama test akan berjalan.
Dua angka yang paling penting
Minimum detectable effect adalah kenaikan terkecil yang kamu anggap penting. Efek yang lebih kecil membutuhkan jauh lebih banyak pengunjung: jika nilainya dibagi dua, traffic yang dibutuhkan kira-kira empat kali lipat. Power adalah peluang mendeteksi efek nyata dengan ukuran tersebut, dan 80% adalah standar yang umum dipakai.
Cara perhitungannya
Kalkulator ini memakai rumus standar untuk membandingkan dua proporsi dengan uji dua sisi. Hasilnya dihitung per versi, jadi kalikan dengan jumlah versi untuk mendapatkan total.
Saat test selesai, cek hasilnya dengan A/B Test Significance Calculator.
Juga dicari sebagai: kalkulator ukuran sampel ab test, sample size calculator, kalkulator durasi ab test, berapa lama menjalankan ab test, minimum detectable effect, kalkulator split test, ukuran sampel split test, hitung jumlah pengunjung ab test.
Tool yang cocok dipakai bersama Kalkulator Ukuran Sampel A/B Test
- Kalkulator CTR — Masukkan klik dan tayangan untuk mendapatkan click-through rate kamu, untuk iklan, email, atau Search Console.
- Kalkulator Persen — Tujuh perhitungan persen sehari-hari dalam satu halaman.
- Generator UTM — Tambahkan utm_source, utm_medium, utm_campaign dan parameter lainnya ke link apa pun, lihat channel GA4 tempat kunjungan akan masuk, dan beri tag sekaligus pada daftar URL.
- Generator Kode Event GA4 — Pilih event GA4 yang direkomendasikan — generate_lead, sign_up, purchase, add_to_cart, dan lainnya — atau beri nama event sendiri, isi parameter dan item, lalu salin kodenya sebagai gtag(), dataLayer.push() untuk Tag Manager, atau permintaan Measurement Protocol di sisi server.