Cara menggunakan Generator Pola SVG
- Pilih pola: titik, grid, garis, zigzag, gelombang, plus, papan catur, lingkaran, segitiga, cross-hatch, berlian, atau garis-garis.
- Atur ukuran ubin, ketebalan garis, dan opasitas; opasitas rendah menghasilkan tekstur yang halus.
- Pilih warna pola dan latar, atau latar transparan agar pola bisa diletakkan di atas warna atau gradien milikmu sendiri.
- Salin CSS-nya (SVG di-inline sebagai data URI) atau unduh ubin sebagai file SVG.
Kenapa pakai pola SVG?
Satu ubin pola adalah SVG kecil, biasanya di bawah 300 byte, yang diulang browser dengan background-repeat. Pola tetap tajam di level zoom mana pun dan di layar retina, tidak butuh request tambahan jika di-inline sebagai data URI, dan bisa diubah warnanya seketika dengan mengganti dua nilai.
.hero {
background-color: #0f172a;
background-image: url("data:image/svg+xml,…");
background-size: 24px 24px;
}
Pola dibuat agar tepinya sejajar sempurna saat diulang. Untuk menumpuk pola di atas gradien, centang Latar transparan lalu tulis kedua gambar: background-image: url(…pola…), linear-gradient(…). Untuk pemisah hero, lihat Generator Gelombang SVG dan Generator Pemisah Section.
Juga dicari sebagai: background pola css, generator pola mulus, generator background svg, pola titik css, pola grid css, hero pattern, background pola halus.
Tool yang cocok dipakai bersama Generator Pola SVG
- Generator Gradient CSS — Rancang gradient secara visual — geser titik warna, ubah sudut atau jenisnya, mulai dari preset — lalu salin CSS siap pakai dengan warna solid sebagai fallback.
- Generator Blob SVG — Buat bentuk blob organik yang halus untuk background hero, avatar, dan ilustrasi.
- Konverter SVG ke CSS — Tempel SVG dan dapatkan data URI ter-URL-encode yang ringkas, plus CSS background-image dan mask-image yang bisa diubah warnanya, siap pakai.
- Generator Glassmorphism — Desain kartu kaca buram dengan slider langsung dan salin CSS lintas browser, lengkap dengan prefix -webkit-backdrop-filter dan fallback untuk browser lama.