Cara menggunakan Pemetaan Redirect
- Tempel URL situs lama di panel kiri, atau ketik domain lama lalu klik Muat sitemap. Ekspor crawl, CSV, dan XML sitemap juga bisa digunakan.
- Lakukan hal yang sama untuk situs baru (domain staging seperti
site.webflow.iojuga boleh). - Klik Cocokkan URL. Baris hijau berisi kecocokan persis atau slug yang sama; baris kuning berisi halaman mirip atau folder induk yang perlu dicek; baris merah membutuhkan tujuan.
- Ubah tujuan langsung di tabel (saran berasal dari URL situs baru), lalu klik Unduh CSV atau Buat aturan redirect untuk platform kamu. Impor CSV dan Impor peta yang ada membaca spreadsheet, dan lembar review menambahkan jenis kecocokan untuk persetujuan.
Mengapa peta redirect penting
Saat URL berubah dalam migrasi, setiap alamat lama yang punya tautan, bookmark, atau peringkat perlu redirect 301 ke halaman baru yang paling dekat. Jika dilewatkan, pengunjung akan menemui 404 dan mesin pencari menghapus halaman lama alih-alih meneruskan sinyalnya ke halaman baru. Peta redirect, yaitu daftar URL lama → URL baru, adalah hasil utama dari setiap migrasi SEO.
Cara kerja pencocokan
- Persis: path yang sama setelah dinormalisasi (domain, http/https, trailing slash,
index.html, akhiran.html/.php, dan huruf besar-kecil diabaikan). - Slug sama: bagian terakhir path sama, tetapi foldernya berubah (
/portfolio/acme→/work/acme). - Mirip: kata-kata dalam path beririsan (dengan stemming, serta mengabaikan tanggal dan kata pengisi seperti “the” atau “cara”), dinilai 0–100%.
- Folder induk: tidak ada halaman padanan, sehingga dialihkan ke folder terdekat yang ada di situs baru.
Baris dengan path lama dan baru yang identik tidak membutuhkan redirect dan tidak ikut diekspor. Daftar halaman baru yang tidak ditunjuk oleh redirect mana pun membantu kamu menemukan konten yang terhapus atau berganti nama.
Dari peta ke redirect
Buat aturan redirect membuka Redirect Generator dengan peta kamu sudah terisi. Pilih Webflow, .htaccess, Nginx, Netlify, Vercel, Next.js, atau Cloudflare, lalu alat akan memeriksa rantai, loop, dan duplikat sebelum kamu go live.
Juga dicari sebagai: alat redirect mapping, peta redirect, pemetaan url migrasi website, redirect migrasi website, mapping url lama ke url baru, redirect 301 map, spreadsheet redirect mapping, tool migrasi seo.
Tool yang cocok dipakai bersama Pemetaan Redirect
- Cek Redirect — Telusuri URL lompatan demi lompatan untuk melihat setiap redirect, kode status dan waktunya, serta pastikan versi http, https, www, dan non-www domainmu semuanya berujung di satu alamat kanonis.
- Validator Sitemap — Temukan dan validasi sitemap XML kamu: jumlah URL, child sitemap dari sitemap index, cakupan lastmod, duplikat, dan URL dari host lain.
- Cek Broken Link — Masukkan URL halaman, lalu setiap tautan di dalamnya, ditambah gambar, script, dan stylesheet jika kamu mau, akan diuji secara langsung.
- Website Crawler — Mulai dari halaman utama dan crawl hingga 100 halaman internal untuk menemukan masalah SEO di seluruh situs — halaman rusak, title duplikat, deskripsi yang hilang, masalah H1, tag noindex, dan halaman lambat — dalam satu laporan langsung.