Cara menggunakan Cek Situs Down
- Ketik alamat website, misalnya
example.com— atau klik salah satu situs populer. - Tekan Cek status. Server kami akan meminta halaman tersebut dari jaringannya sendiri, terpisah dari koneksimu.
- Baca hasilnya: up berarti situs merespons kami, jadi masalahnya kemungkinan ada di sisimu; down berarti situs juga gagal diakses dari kami.
- Jika hanya kamu yang tidak bisa membukanya, coba tips yang tersedia (cache DNS, VPN, ekstensi browser). Gunakan Cek lagi untuk mencoba kembali setelah satu menit.
Apakah website down untuk semua orang atau cuma saya?
Saat sebuah situs tidak bisa dimuat, pertanyaan pertama adalah apakah servernya yang rusak atau ada sesuatu di antara kamu dan server tersebut. Pengecek ini meminta halaman dari server kami, yang menggunakan jaringan, resolver DNS, dan lokasi yang berbeda dari kamu. Jika kami mendapat respons normal tetapi kamu tidak, berarti situs aktif dan masalahnya ada di sisimu — koneksi, cache DNS, browser, VPN, atau filter jaringan. Jika kami juga tidak bisa mengaksesnya, kemungkinan besar situs memang down untuk semua orang.
Arti dari hasil pengecekan
| Hasil | Artinya |
|---|---|
| 2xx / 3xx | Situs aktif dan menyajikan halaman dengan normal (redirect diikuti otomatis). |
| 401 / 403 / 429 | Server aktif tetapi menolak permintaan otomatis kami — umum terjadi pada proteksi bot seperti Cloudflare. Pengunjung sungguhan biasanya tidak terdampak. |
| 404 / 4xx lainnya | Server berfungsi, tetapi halaman spesifik tersebut tidak ada atau permintaan ditolak. |
| 500–504 | Server atau backend-nya mengalami kegagalan — situs down atau sebagian down. |
| Timeout / error koneksi | Tidak ada respons sama sekali: server offline, kelebihan beban, atau DNS mengarah ke tempat yang salah. |
Waktu respons adalah total waktu untuk mengunduh halaman dari server kami; TTFB (time to first byte) menunjukkan seberapa cepat server mulai menjawab. TTFB di atas satu detik menandakan server kelebihan beban atau backend yang lambat. Untuk analisis performa yang lebih dalam, jalankan Page Speed Test.
Apa yang harus dilakukan jika hanya kamu yang tidak bisa membuka
- Muat ulang tanpa cache: Ctrl+Shift+R (Cmd+Shift+R di Mac) atau coba jendela incognito.
- Bersihkan cache DNS:
ipconfig /flushdnsdi Windows,sudo dscacheutil -flushcache; sudo killall -HUP mDNSResponderdi macOS. Situs yang baru dipindahkan mungkin masih mengarah ke server lama di perangkatmu. - Ganti jaringan: matikan VPN atau proxy, atau coba pakai data seluler, bukan Wi-Fi — jaringan kantor dan sekolah sering memblokir situs tertentu.
- Nonaktifkan ekstensi: ad blocker dan ekstensi privasi kadang membuat halaman rusak.
- Restart router jika banyak situs gagal dibuka.
Jika kamu yang mengelola situs
Periksa halaman status hosting dan log server, pastikan DNS masih mengarah ke server yang benar dengan DNS Lookup, dan pastikan sertifikat belum kedaluwarsa dengan SSL Checker — sertifikat yang kedaluwarsa membuat situs terlihat “down” di semua browser meskipun servernya merespons.
Juga dicari sebagai: situs down, website down, situs down atau tidak, cek status website, website tidak bisa dibuka, server down, cek uptime website.
Tool yang cocok dipakai bersama Cek Situs Down
- Cek HTTP Header — Ambil URL apa pun dan lihat persis apa yang dikirim server — status code, rantai redirect, dan setiap header respons, lengkap dengan penjelasan sederhana untuk header yang penting bagi SEO, caching, dan keamanan.
- Cek Redirect — Telusuri URL lompatan demi lompatan untuk melihat setiap redirect, kode status dan waktunya, serta pastikan versi http, https, www, dan non-www domainmu semuanya berujung di satu alamat kanonis.
- Analisis Header Email — Tempel header mentah dari email untuk melihat seluruh perjalanannya: setiap lompatan server beserta waktu tempuhnya, hasil SPF, DKIM dan DMARC, IP asal, serta tanda bahaya seperti Reply-To atau Return-Path yang tidak cocok.
- Cek MIME Type — Cari 200+ ekstensi file dan MIME type — .webp, .woff2, .webmanifest, application/wasm … — atau seret file ke sini untuk mendeteksi tipe aslinya dari beberapa byte pertamanya.