Parser User Agent

Uraikan string User-Agent menjadi browser, engine, sistem operasi, dan perangkat, lalu cek apakah string itu berasal dari mesin pencari, crawler AI, atau script.

Diperbarui
—
Browser
—
Sistem operasi
—
Jenis perangkat
—
Engine rendering
Detail
Browser
—
JSON
{}

Data kamu tidak pernah meninggalkan komputer kamu. Semua proses berjalan 100% secara lokal di browser kamu.

Apakah alat ini membantu?0.0 0 penilaian
Cek IP address publik kamuCek IP Address Saya →

Cara menggunakan Parser User Agent

  1. User agent kamu sendiri otomatis dimuat. Untuk menganalisis user agent lain, tempel ke kotak teks, misalnya dari log server atau ekspor analytics.
  2. Atau pilih salah satu entri di Muat contoh untuk melihat cara Googlebot, GPTBot, iPhone, atau smart TV memperkenalkan diri mereka.
  3. Baca browser, OS, jenis perangkat, dan engine di kartu ringkasan. Panel detail menampilkan versi, vendor, model, dan arsitektur CPU.
  4. Jika string berasal dari crawler, banner akan menampilkan nama bot dan operatornya. Salin hasil JSON untuk dipakai di kode atau tiket kamu.

Apa itu string user agent?

String user agent (UA) adalah teks yang dikirim browser atau klien HTTP lewat header request User-Agent untuk memperkenalkan dirinya. Server memakainya untuk analytics, mengatasi bug, mengelola bot, dan menyajikan file unduhan yang sesuai. Contoh string Chrome di Windows biasanya terlihat seperti ini:

Mozilla/5.0 (Windows NT 10.0; Win64; x64) AppleWebKit/537.36 (KHTML, like Gecko) Chrome/130.0.0.0 Safari/537.36

String ini penuh warisan sejarah: setiap browser mengaku sebagai “Mozilla/5.0”, Chrome menyebut Safari dan Gecko, dan Edge menambahkan Edg/ ke string Chrome. Karena itu, parsing yang akurat harus memeriksa token dalam urutan yang tepat, yaitu Edge sebelum Chrome, dan Chrome sebelum Safari.

Cara kerja parser ini

  • Bot lebih dulu: puluhan token crawler dicocokkan, termasuk mesin pencari (Googlebot, Bingbot, YandexBot, Applebot), crawler AI (GPTBot, OAI-SearchBot, ClaudeBot, PerplexityBot, CCBot, Bytespider), pratinjau media sosial (facebookexternalhit, Twitterbot, Slackbot), alat SEO, dan library HTTP (curl, python-requests, Go-http-client).
  • Browser: browser spesifik (Edge, Opera, Samsung Internet, Vivaldi, Yandex, dan browser dalam aplikasi) diperiksa sebelum token umum Chrome, Firefox, dan Safari.
  • Engine: Blink untuk browser berbasis Chromium, Gecko untuk Firefox, dan WebKit untuk Safari. Di iOS, semua browser memakai WebKit karena Apple mewajibkannya (di luar Uni Eropa).
  • OS & perangkat: versi Windows NT dipetakan ke nama, versi iOS dan Android diambil, dan jenis perangkat ditentukan dari token seperti Mobile, iPad, atau SMART-TV.

Batasan deteksi user agent

Browser kini “membekukan” sebagian string demi privasi. Chrome melaporkan nomor versi kecil sebagai .0.0.0, Chrome di Android mengirim Android 10; K alih-alih versi dan model yang sebenarnya, Windows 11 tetap menulis Windows NT 10.0, dan Safari melaporkan macOS sebagai 10_15_7. Nilai yang akurat hanya bisa didapat lewat User-Agent Client Hints (header Sec-CH-UA-* atau navigator.userAgentData), yang juga dibaca alat ini untuk browser kamu. Selain itu, klien mana pun bisa mengirim string apa pun, jadi jangan pernah memakai UA untuk keputusan keamanan.

Memverifikasi lalu lintas Googlebot asli

Scraper sering berpura-pura menjadi Googlebot. Untuk memverifikasi, lakukan reverse DNS lookup pada IP pengunjung (hostname-nya harus berakhiran googlebot.com, google.com, atau googleusercontent.com), lalu forward lookup pada hostname tersebut, yang harus mengembalikan IP yang sama. Kamu bisa menjalankan keduanya dengan DNS Lookup kami. Untuk mengecek crawler AI mana yang diizinkan robots.txt kamu, gunakan AI Crawler Checker.

Juga dicari sebagai: user agent parser, cek user agent, user agent string, apa itu user agent, deteksi browser, deteksi bot, googlebot user agent, gptbot.

Tool yang cocok dipakai bersama Parser User Agent

  • Cek IP Address Saya — IP address publik kamu dan semua informasi yang diperlihatkan browser ke situs yang kamu kunjungi: user agent, layar, bahasa, zona waktu, dan header permintaan.
  • Penguji Robots.txt — Cek apakah URL diizinkan atau diblokir untuk Googlebot, Bingbot, GPTBot, dan crawler lain, lihat aturan mana yang cocok, lalu edit file untuk menguji perubahan sebelum kamu deploy.
  • Cek HTTP Header — Ambil URL apa pun dan lihat persis apa yang dikirim server — status code, rantai redirect, dan setiap header respons, lengkap dengan penjelasan sederhana untuk header yang penting bagi SEO, caching, dan keamanan.
  • Analisis Header Email — Tempel header mentah dari email untuk melihat seluruh perjalanannya: setiap lompatan server beserta waktu tempuhnya, hasil SPF, DKIM dan DMARC, IP asal, serta tanda bahaya seperti Reply-To atau Return-Path yang tidak cocok.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa user agent saya?
User agent kamu otomatis dimuat ke kotak saat halaman ini dibuka. Klik Gunakan user agent saya untuk memuatnya ulang setelah kamu mengedit kolom.
Kenapa user agent Chrome menyebut Safari dan Mozilla?
Demi kompatibilitas. Dulu banyak situs hanya menyajikan fitur canggih untuk browser “Mozilla”, sehingga setiap browser ikut menyalin token tersebut. Chrome kemudian mewarisi “AppleWebKit … Safari” dari akar WebKit-nya. Situs yang membaca UA akan rusak jika token ini dihapus.
Bisakah saya mendeteksi Windows 11 dari user agent?
Tidak bisa. Windows 10 dan 11 sama-sama mengirim Windows NT 10.0. Gunakan client hint Sec-CH-UA-Platform-Version sebagai gantinya. Nilai 13 atau lebih berarti Windows 11.
Bagaimana cara mengidentifikasi crawler AI seperti GPTBot atau ClaudeBot?
User agent mereka mengandung token seperti GPTBot, OAI-SearchBot, ChatGPT-User, ClaudeBot, PerplexityBot, atau CCBot. Tempel satu baris log di sini untuk mengidentifikasinya, lalu atur aksesnya di robots.txt.
Perlukah saya memakai user agent untuk deteksi fitur?
Tidak. Periksa fiturnya langsung, misalnya 'share' in navigator atau CSS @supports. Deteksi lewat UA akan rusak saat browser diperbarui atau string dipalsukan. Gunakan UA hanya untuk analytics dan penanganan bot.
Bisakah saya memasang Parser User Agent sebagai aplikasi web dan memakainya offline?
Bisa. Parser User Agent adalah aplikasi web (PWA) yang bisa dipasang. Pemasangannya lewat browser kamu, bukan diunduh dari toko aplikasi. Klik Pasang aplikasi di bagian atas halaman ini di Chrome atau Edge (Windows, macOS, Linux, ChromeOS) atau di Android. Di iPhone dan iPad, gunakan Bagikan → Tambahkan ke Layar Utama, dan di Safari 17+ pada Mac, gunakan File → Tambahkan ke Dock. Setelah itu, aplikasi akan terbuka di jendelanya sendiri dengan ikonnya sendiri. Karena berjalan sepenuhnya di browser kamu, aplikasi ini tetap bisa dipakai offline. Firefox di desktop tidak bisa memasang aplikasi web. Cara memasang aplikasi.

Tool terkait