Cara menggunakan Generator Link Mailto
- Masukkan satu atau beberapa penerima (pisahkan dengan koma), dan isi CC serta BCC jika perlu.
- Ketik subjek dan isi email. Baris baru dan karakter khusus akan di-encode otomatis.
- Atur teks tautan, lalu pilih tautan HTML, tombol bergaya, atau Markdown.
- Klik Uji tautan untuk membuka aplikasi email, lalu salin kodenya.
Cara link mailto di-encode
Link mailto berbentuk mailto:alamat?subject=…&body=…. Semua yang ada setelah ? harus di-percent-encode: spasi menjadi %20 (bukan +, karena beberapa aplikasi email menampilkannya apa adanya), baris baru menjadi %0D%0A, dan karakter seperti &, ?, dan # di-escape agar tidak merusak link. Beberapa penerima dipisahkan dengan koma.
Batasan yang perlu diketahui
- Usahakan link tetap di bawah sekitar 2.000 karakter, karena beberapa browser dan aplikasi email memotong link yang lebih panjang.
- Link hanya berfungsi jika pengunjung sudah mengatur aplikasi email. Sediakan juga alamat email biasa sebagai cadangan, atau gunakan formulir kontak.
- Alamat email di halaman bisa dibaca oleh bot spam. Perlindungan dari spam lebih mudah dilakukan dengan formulir daripada dengan link mailto.
Terkait: WhatsApp Link Generator, URL Encoder, Email Signature Generator.
Juga dicari sebagai: generator mailto link, link mailto dengan subjek, mailto baris baru body, generator link email, mailto cc bcc, link email html, encoder url mailto, membuat link mailto.
Tool yang cocok dipakai bersama Generator Link Mailto
- Generator Link Share Media Sosial — Buat link “bagikan” untuk 12 jaringan tanpa plugin atau script pelacak.
- Generator QR Code — Buat QR code untuk tautan, login Wi-Fi, kartu kontak, email, nomor telepon, atau SMS.
- Generator UTM — Tambahkan utm_source, utm_medium, utm_campaign dan parameter lainnya ke link apa pun, lihat channel GA4 tempat kunjungan akan masuk, dan beri tag sekaligus pada daftar URL.
- Analisis Header Email — Tempel header mentah dari email untuk melihat seluruh perjalanannya: setiap lompatan server beserta waktu tempuhnya, hasil SPF, DKIM dan DMARC, IP asal, serta tanda bahaya seperti Reply-To atau Return-Path yang tidak cocok.